Penemu Makam Aulya’ Kediri
Tempat Kompleks makam Aulia’ Kediri berada di perbatasan antara Kabupaten Tulungagung dengan Kabupaten Kediri,terletak di dusun Tambak,desa Ngadi,Kecamatan Mojo-Kabupaten Kediri.
Sejarah Di Temukannya Makam
Pada saat perang Diponegoro sekitar tahun 1825 semua pasukan perang Diponegoro melarikan diri kesebelah timur lereng Gunung Wilis,dan membuka (membabat) hutan didaerah itu dengan menugaskan Kyai Imam Ashari (Senoatmojo). Sampai akhirnya menemukan tiga makam yang menjadi cikal-bakal terbentuknya kompleks makam Aulia’ Kediri. Tiga makam tersebut adalah makam dari Syekh Maulana Abdul Qodir Khoiri,Syekh Maulana Abdullah Sholleh,Syekh Maulana Muhammad Herman/Aruman.
(Sumber : Dikutip dari Blog edukasi/PENDIDIKAN Oleh: Denok Ayu Putri Wulandari dan Muhammad Ainun Najib, Jumat, 24 September 2010)
Kyai Imam Ashari (Senoatmojo), nama lengkapnya adalah Kyai Ali Basyirun Senoatmojo, orang-orang tua atau sesepuh desa disekitar Ngadi dulu kala menyebutnya Kyai Imam Ngas'ngari, yang pengucappannya terpengaruh oleh bahasa Jowo, misalnya Mbah 'Aliman menjadi Mbah Ngaliman. Jadi nama beliau sebenarnya adalah Kyai Imam Asy'ari atau Kyai Ali Basyirun Senoatmojo, Beliau dimakamkan di makam desa Ngadi di posisi agak tengah sebelah Barat di tepi sungai yang cukup curam. Dalam pelariannya untukmenyamarkan nama beliau agar selamat dari kejaran Belanda maka beliau menggunakan nama Kyai Asy'ari atau Kyai Ngas'ngari . Saat itu Beliau hanya membawa dua orang anaknya. seorang anak laki-lakinya yang bernama Ma'sum dan seorang anak perempuannya (Maaf belum ada sumber yang menyebutkan namanya). Ma'sum inilah yang ketika dewasanya dikenal dengan nama Kyai Imam Nawawi yang makamnya terletak di belakang masjid lama Dusun Tambak (Makam Auliya' masih ke arah barat dari jalam aspal masuk ke kiri.
Keturunan Kyai Imam Nawawi
diantaranya adalah Kyai Imam Samuri (Kyai Imam Samuri menjadi dukun sunat) dan Kyai Imam Mimbar (Kyai Imam Mimbar
menjadi pimpinan seni jaranan di desa Tambak. Ngadi).Keduanya dimakamkan di
komplek makam keluarga di sebelah barat masjid lama Tambak. Kyai Imam Samuri memiliki anak-anak yang menempati tempat tinggal di sebelah utara masjid lama Tambak Ngadi, dan mengelolah lembaga pendidikan yang ada di sekitar komplek tersebut. Kyai Imam Mimbar memiliki dua orang istri dan memiliki empat orang putra serta lima orang putri. Keturunan Kyai Imam Mimbar, yang berdomisili di Dusun Tambak Ngadi Kediri dan menempati lahan rumah Kyai Imam Mimbar yang dulu adalah Almarhum Bapak Wiyoso dan anak turunnya hingga sekarang.
KH. Hamim Thohari Jazuli atau yang dikenal dengan nama Gus Miek, juga mengakui dan masih melihatnya sendiri pada zaman itu bahwa kedua Kyai tersebut, yaitu Kyai Imam Samuri dan Kyai Imam Mimbar keduanya adalah keturunan Pangeran Dipogoro yang berada di dusun Tambak Ngadi Kediri. Pengakuan Gus Miek ini terungkap dari kumpulan "Dawuh-dawuh Gus Miek", (Tex Lengkap) pada dawuh nomor 28 sebagai berikut :
Dhawuh 28
Makam ini yang menemukan keturunan
Pangeran Diponegaoro. Dulu, desa ini pernah dibuat istirahat oleh pangeran
Diponegoro. Di desa ini tidak ada shalat dan tidak ada apapun. Keturunan
Diponegoro ini ada dua, yang satu menjadi dukun sunat tetapi kalau berdandan
nyentrik, sedang adiknya jadi pemimpin seni jaranan
Diantara alasan mengapa Gus Miek membeli tanah di sekitar Dusun Tambak Ngadi yang akan dijadikannya makam Auliya' seperti sekarang ini, dan beliau juga waktu masih sugengnya berwasi'at , agar dimakamkan di makam auliya' ini, padahal Gus Miek juga mempunyai komplek makam keluarga yang berada di komplek Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, adalah karena adanya tiga makam tua yaitu makam tiga orang waliyullah tersebut di atas Tiga makam
tersebut adalah makam dari Syekh Maulana Abdul Qodir Khoiri,Syekh
Maulana Abdullah Sholleh,Syekh Maulana Muhammad Herman/Aruman. Hal ini terungkap dalam dawuh-dawuh Gus Miek, yaitu dawuh nomor 23 dan dawuh nomor 30 sebagai berikut :
Dhawuh 23
Di bukit ini terdapat 3 tiang kokoh
(panutan), yaitu (1) Syaikh Abdul Qodir Khoiri, seorang wali yang penuh kasih,
(2) Abdul Sholih As-Saliki, seorang wali yang terus menjaga wudhunya demi
menempuh jalan berkah, (3) Muhammad Herman, ia adalah wali penutup, orang-orang
terbaik berbaur dengannya. Wahai tuhanku, berilah manfaat dan berkah mereka.
Kumpulkan aku bersama mereka.
Dhawuh 30
Di tambak itu, kalau bisa bersabar,
akan terasa seperti lautan, dan kalau bisa memanfaatkan, akan banyak sekali
manfaatnya. Tapi kalau tidak bisa memanfaatkan, ia akan bisa menenggelamkan.
mbak atau mas yang menulis ini,terima kasih untuk sejarah singkat tentang mbah ashari.saya adalah buyut dari mbah imam mimbar,kami sekeluarga biasa memanggilnya mbah imbar.
BalasHapusKAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.
HapusKAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.
KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.
KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.
HapusKAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.
KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.
makasih mbak udah menguls sejarah di makom tambak ngadi kediri
Hapussaya sebagai keturan dari mbah imam samuri , mengucapkan banyak terima kasih
Nggeh mekaten ugi kulo, kulo nggeh keturuna saking Tambak, Ngadi, ning sakmeniko manggen wonten Gresik. Kulo putronipun Bpk. Subari, salam kenal nggeh.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusSETAHU KU YANG MENEMUKAN MAKAM INI MBAH WALI FATTAH MANGUNSARI TULUNGAGUNG
HapusMakam Mbah Imam Asy'ari
BalasHapusNgadi, Mojo, Kediri, Jawa Timur
https://goo.gl/maps/eq8sbae7Vz12
Makam Bani Imam Nawawi
BalasHapusNgadi, Mojo, Kediri, Jawa Timur 64162
https://goo.gl/maps/DDTJuxQzkr32
Mbah Kyai Imam Asy'ari sendiri sebenarnya apa asli jawa tengah?
BalasHapusDi tulisan di atas belum ada cerita tentang anak perempuan beliau, jangan2 makam bu nyai ustadz (putri kyai Asy'ari) di desa josari ponorogo adalah putri beliau, tapi wallohu a'lam desa kami josari yg babat islam namanya juga kyai Asy'ari dan yg melanjutkan adalah menantunya yg dijuluki Kyai ustadz
Raden Ali Basyirun Senoatmojo atau Kyai Imam Asy'ari memang benar asli berasal dari Jawa Tengah yang saat itu membawa dua anaknya dan para pasukannya, tapi anak Putri beliau iniyang kami belum tahu ceritanya, mungkin dari keluarga yang ada di Tambak Ngadi Kediri ada yang mengetahuinya, mohon pencerahannya. Untuk saudari Eva Fitri terima kasih atas infonya
BalasHapusMugi keluarga bani imam nawawi tansah guyub rukun..kulo sederek engkang manggen teng tlusung kidul lepen
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusterimakasih sudah berbagi cerita ini mengingatkan kami dg Mbah Jenggot atau Hafidz Abduroohman Sidomulyo Trenggalek. Ibu beliau bernama Nyai Bekel bersama 3 anaknya, lari dari Jogya ke arah Jawa Timur. Lalu menitipkan putranya di Pesantren Nganjuk, kemudian ke Tegalsari Ponorogo, dan terakhir Mbah Hafidz ke Tremas Pacitan. Saya baru tahu, di tahun 2021, dari buku silsilah Mbah Hamid Wilis Trenggalek, yg masih keturunan Mbah Hafidz alias Mbah Jenggot, ternyata Nyai Bekel , ibu Mbah Hafidz ini, menikah lagi dengan Mbah Kyai Muh.Tasrip yg adalah Mbah Wareng saya.
BalasHapusPada intinya, Paska Perang Diponegoro atau Perang Jawa 1825-1830, seluruh pasukan yg tersisa lari terpencar. Yang ke Jawa Timur, ada yang tinggal di daerah Mataraman, menurut sejarawan Agus Sunyoto, hingga Banyuwangi. Kalaupun hari ini kami bersama Rohis Esemkita SMKN 1 Boyolangu berziarah, sesungguhnya sedang membangun silaturuh dan silaturahmi perjuangan. Sebagaimana pesan P Diponegoro, sawwu shufu fakum. Rapatkan dan luruskan shof mu.
Adapun Gus Miek , saat saya duduk di bangku SD, sudah terkenal dg Jamaah Jantiko, dimana ibu saya ikut sebagai jamaah Semaan Al Qur'an. Wallohualam bis showab
Adakah yang tahu siapa ayahanda dari kyai imam asy'ari, beliau ini keturunan pangeran diponegoro yang ke berapa ?
BalasHapus